CARI DI BLOG INI

Memuat...

Kamis, 12 Januari 2012

RAZIA ANGGOTA,WAJIBKAN HELM,SPION STANDAR


Oleh:  SILVIA NUR AZIZAH

Operasi spontan yang diadakan puluhan anggota Detasemen Polisi  Militer (Denpolmal) Lanual Juanda untuk seluruh personel dibawah jajaran Pusat Penerbngan TNI-AL (Plus Penerbal yang mengendarai motor dan mobil di itu di lakukan pada pagi hari ketika para personel tentara berangkat menuju markas tempat mereka berdinas menurut saya baik dilakukan kepada seluruh personel TNI-AL secara spontan agar dapat diketahui bahwa anggota militer juga harus mematuhi  aturan berlalu lintas .secara kasat mata  dapat dilihat sperti pada saat mengendarai wajib memakai helm standar dan spion lengkap sesuai standar pula ,dan yang tdak terlihat juga ada  sperti  melengkapi surat-surat izin  mengendarai  .walaupun dia sudah menjadi anggota militer tetapi tidak mematikan karakter dia untuk lepas dari semuahnya ,tetapi  dia juga harus tetap menegakan ketertiban dan kedisiplinan dalam lalu lintas ,tidak hanya rakyat biasa atau orang-orang selain profesi mereka , melainkan semua orang tak pandang pangkat ,drajat,suku,ras,bangsa dan bahasa   seperti seorang pejabat tinggi , pekerja,pembantu sampai pemulung pun kalau dia melintas jalur lalu lintas dengan mengunakan kendaraan pribadi seperti mobi, dan motor dia harus tetap memperhatikan dan mematuhi aturan lalu lintas yang telah di tentukan sedemikian rupa .
Seorang aggota personel TNI-AL dilihat dari kasat mata mungkin dapat disimpulkan bahwa kelompok-kelompok orang seperti mereka yang dilihat dari segi pakaian saja sudah terlihat kalau mereka disiplin dan selalu tertib , terus apakah pantas orang yang tugasnya mengontrol orang lain tetapi dirinya sendiri tidak terkontrol padahal kalau ada orang yang mau menyalakan orang laen dia harus melihat dirinya dulu. walaupun para personel TNI-AL pangkatnya sudah perwira tinggi angktan laut  atau bisah di bilang bintang dipundaknya sudah bnyak atau pangkatnya sudah terlalu tinggi tetapi tidak memematikan karakter mereka untuk tidak mengikuti peraturan yang ada atau lepas dari dunia daratan karena hidup mereka semua sudah pasti dan tidak dapat di pungkiri mereka  tetap melewati jalur lalu lintas .
Dalam pandangn lingkungan hidup para angota militer angota personel TNI-AL sudah diangap sebagai orang yang yang disiplin dan sudah pasti kalau dia sangat mematuhi peraturan yang ada karena mungkin itu semuah dari kedisiplinan dan ketertiban itu sudah jadi makanan sehari-hari bagi para anggota militer dan itu semuah juga merupakan bagian dari profesinyya dan salah satu kewajiban yang harus bisa mendalam atau mendalam dalam diri anggota militer .
Tetapi disamping diadakanya operasi spontan yang di lakukan oleh Detasemen  Polisi Militer (Denpomal) kepada seluruh personel di bawah jajaran pusat penerbangan TNI –AL dilihat dari segi positifnya  mungkin juga bisa sebagai contoh untuk masyarakat setempat atau semuahnya bahwa sebelum polisi militer lanual juanda menegakan hukum ke pihak luar(masyarakat ) dia menegak kan dari kalangan internal dulu karena kalau dikalangan internal tidak di tegakan hukum untuk tertib berlalu lintas maka itu bisa di buat atau di contohkan kepada masyarakat setempat ,masak hukum itu sudah di tegakan dalam masyarakat tetapi dalam kawasan militer atau kalangan internal belum di terapkan . dan sesungguhnya operasi spontan kepada  seluruh personel TNI –AL itu dilakukan untuk penegakan ketertiban dan kedisiplinan dan mengurangi ruang gerak personel TNI –AL .
DITERIMA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar