Tampilkan postingan dengan label PGMI 1B - UTIA ANDAYANI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PGMI 1B - UTIA ANDAYANI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 November 2015

Contoh Pelanggaran HAM

     Malangnya nasibmu wahai pangeran kecil. Seorang bayi yang imut, yang lahir dari keluarga yang sederhana. Namun, akibat dari keegoisan orang tuanya, pangeran imut tersebut jadi korban masalah. Namanya adalah Ucup. Ia masih berumur satu tahun, entah kenapa ada masalah dalam keluarganya pada saat itu. Kedua orang tuanya mengalami pertengkaran hebat. Karna kedua orang tuanya mempunyai watak sama-sama keras, mereka melampiaskan kemarahannya kepada anaknya yang masih berusia balita tersebut. Tanpa pikir panjang dan hanya di kelabuhi emosi, Ucup yang imut dibawa ibunya dan hampir dimasukkan kedalam sumur. Lalu warga sekitar yang menyaksikan hal tersebut mencegah, menarik anak yang tak berdosa tersebut hingga tulang belakang si Ucup terbentur dinding sumur. Tulang Ucup yang masih sangat muda mengalami patah tulang. Namun entah apa yang ada dipikiran orang tuanya, biasanya anak mendapatkan kasih sayang yang lebih dengan perlindungan yang sangat waspada akan keselamatan anaknya, orang tua Ucup malah membiarkan apa yang terjadi dan membiarkan anaknya yang sangat unyuk itu kesakitan hingga ia mulai tumbuh menjadi anak-anak. 

     Ucup adalah anak yang penurut. Anak yang riang seperti anak yang lainnya. Ia tumbuh dengan penyangga di tulang belakangnya untuk menopang tulangnya yang patah. Dia juga mempunyai adik, namanya Nain. Dia masih beruntung ketimbang kehidupan kakaknya. Namun, seirig pertumbuhan mereka menjadi seorang anak-anak, mereka menjalankan hidup senasib sepenanggungan. Mereka menurut apabila di suruh orangtuanya melakukan sesuatu dan mereka akan dimarahin dan dipukul ketika mereka berbuat salah dimata ibunya. Mereka yang seharusnya bermain dengan ank-anak yang lainnya malah bernasib sebaliknya, mereka takut terkena marah ibunya. Orang tua semacam ini sudah menyalahi HAM mereka, karna mereka juga mendapatkan hak sebagai anak yang perlu disayangi dilindungi dan diajak bermain, bukan malah di aniyaya seperti itu. Sesungguhnya mereka sudah mendapatkan HAM sejak dia masih didalam kandungan. Jadi, berilah mereka hak yang memang hak mereka untuk disayangi. Karna mereka adalah kebahagiaan yang diberikan Allah kepadamu (orang tua). 



Nama : Utia Andayani 
PGMI 1-B (D97215078)

Rabu, 28 Oktober 2015

Menanti Nasib Indonesia


Indonesia ......
Ciptaan Tuhan yang begitu indah
Dengan hamparan hijau yang menyejukkan mata
Dan birunya laut yang membentang dengan megah
Tiada henti  mengucap  syukur pada-Nya

                                                Indonesia ......
                                                Engakau tlah merdeka
                                                Engkau tlah  sejahtera
                                                Engkau tlah bahagia
                                                Setelah golongan tua bersuara

Kini ,
Apa yang terjadi denganmu wahai negriku ?
Kau terpuruk
Kau menangis
Kau murka
                                                Masalah demi masalah menghadang dirimu
                                                Bencana demi bencana turut menghampirimu
                                                Rakyat-rakyat jelata menjadi beban pikiranmu
                                                Dimana indonesia ku yang dulu ?
                                                Indonesia yang tentram nan damai
                                                Indonesia yang lemah lembut


Lihat apa yang terjadi kini,
Akibat keegoisan kita,
Indonesia yang semestinya hijau hanya terlihat asap hitam yang mematikan
Akibat keegoisan kita
Banyak rakyat yang kelaparan akibat keserakahan
Akibat keegoisan kita
Banyak pertumpahan darah antar saudara
Apa ini maumu wahai penerus bangsa ?
Apa kita tidak bisa menyejahterakan negri tercinta kita ini ?
Dimana rasa kebangsaan yang tertanam di hatimu ?
Masihkah bisa  Indonesia dikatakan  merdeka ?
Sedangkan melihat keadaan rakyat Indonesia yang begitu menyedihkan
Hanya ditangan kitalah Indonesia bertaruh nyawa
Semoga kelak Indonesia bisa kembali seperti semula
Tanamkan rasa cinta tanah air wahai penerus bangsa
Satu bangsa, satu bahasa, Indonesia pasti merdeka

Utia Andayani
PGMI 1-B

Jumat, 16 Oktober 2015

PALESTINA BERDERAI AIR MATA


Palestina, salah satu negara islam yang pernah disinggahi nabi besar Muhammad SAW yang terletak di Asia Tengah. Beberapa tahun belakangan ini, palestina menjadi perbincangan hangat dan menarik simpati negara dibelahan dunia. Akibat peperangan antara negara Palestina dan negara Israel, banyak warga negara Palestina yang tidak berdosa menjadi korban dan meninggal karena beberapa serangan besar-besaran yang diluncurkan militer Israel. Oleh sebab itu, banyak anak-anak tak berdosa berjatuhan dan air mata seorang ibu yang tak kunjung henti mengalir. Begitupun para lelaki yang dipenjara dan diperlakukan semena-mena tak layak untuk manusia.
Kini mereka yang ingin bertahan hidup hanya bisa bersembunyi, menghindar dari tembakan-tembakan tentara Israel yang begitu kejam. Mereka tidak bisa bekerja diluar dan hanya bisa mengandalkan sisa makanan dan barang-barang yang mereka punya. Melihat kejadian itu, banyak negara yang menaruh perhatian kepada warga palestina. Mereka yang berbaik hati memberikan bantuan berupa makanan dan barang-barang secukupnya untuk bertahan hidup.
Peperangan Palestina dan Israel menuai banyak sekali konflik. Salah satunya para warga yahudi (Israel) yang ingin menghancurkan tempat agung orang muslim di Palestina, yaitu masjidil Aqsha. Mendengar hal itu, para pemuda Palestina tidak terima. Tempat agung yang ada dinegaranya akan dihancurkan, akhirnya muncul lagi pertikaian antara pemuda Palestina dan para militer Israel. Karna terbatasnya orang Palestina dan telah banyak yang gugur dan juga terbatasnya senjata, pemuda Palestina tak menyerah oleh keadaan tersebut. Mereka menggunakan batu sebagai senjatanya. Meskipun banyak juga korban yang berjatuhan namun semangat warga Palestina tetap semangat untuk mempertahankan negara mereka. Meskipun ada juga yang tidak kuat menghadapi kejadian ini dan memilih untuk pindah kenegara lain dan tempat yang lebih aman dari serangan Israel.
Kini hanya tinggal beberapa beberapa warga Palestina yang memilih menetap untuk mempertahankan negaranya dan menjunjung tinggi islam dari kaum yahudi yang kejam tersebut. Kita sebagai umat muslim yang menyembah Allah dan mengimani Rasul-rasul Nya setidaknya ikut membantu meskipun hanya berdo’a agar Palestina bisa merdeka lagi dan bangsa mereka bisa berdiri kokoh seperti dahulu kala .

MATERI MACAM-MACAM GERAK

A. Lokomotor Gerakan lokomotor  gerakan yang ditandai dengan adanya perpindahan tempat, seperti jalan, lari, melompat, dan mengguling.  Ger...