Senin, 05 Oktober 2015

Pentingnya Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari



Pentingnya Pengamalan Pancasila
 dalam Kehidupan Sehari-hari 
Dian Saraswati(D07215007)



           Dulu kita lebih sering mengenalnya dengan PPKN, dengan seiring waktu dirubahnya kurikulum pembelajaran, yang dulu namanya PPKN sekarang berubah menjadi PKN (Pendidikan Kewarganegaraan). Disekolah tingkat SD/MI PKN mengajarkan tentang Pancasila sebagai Dasar Negara dan pengamalan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya pengamalan Pancasila sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, siswa diajarkan untuk beriman kepada Tuhan yang sesuai dengan kepercayaan yang dianutnya. Selain itu, siswa juga diajarkan untuk menumbuhkan jiwa toleransi, yaitu menghargai dan menghormati dengan orang yang berbeda dengan kita. Misalnya saat seseorang yang berbeda agama sedang melakukan ibadah kita harus menghormatinya. Pancasila sila kedua yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab, pada sila ini pada hakikatnya semua manusia itu dianggap sama di dunia ini. Contoh pengamalan sila kedua yaitu ketika ada seorang teman kita tertimpa musibah bencana alam maka kita sebagai warga masyarakat yang baik maka kita harus menolongnya dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan.
            Pancasila sila ketiga yaitu Persatuan Indonesia, sila ini berhubungan terhadap perilaku kita sebagai warga Negara Indonesia untuk bersatu membangun negeri. Indonesia terdiri dari beberapa pulau dari situ terbentuklah berbagai suku bangsa dengan berbagai macam perbedaan pula, mulai dari bahasa, warna kulit, tradisi dan lain sebagainya. Meskipun terdapat banyak perbedaan, Indonesia tidak boleh menjadi terpecah belah, kita harus memupuk rasa nasionalisme dan patriotisme pada diri kita. Seperti semboyan kita yaitu Bhinneka Tunggal Ika, berbeda – beda tetapi tetap satu jua.
            Pancasila sila keempat yaitu Kerakyatan yang  Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, sila ini berhubungan dengan setiap menyelesaikan apapun yang tidak dapat terselesaikan maka kita harus melakukan musyawarah terlebih dahulu dan lebih mementingkan kepentingan bersama. Contohnya pada saat melakukan pemilihan ketua RT di sebuah desa maka kita harus melakukan musyawarah terlebih dahulu untuk menimbang berbagai hal, mampukah seseorang tersebut jika diamanati menjadi ketua RT dan tentunya melalui keputusan bersama. Pancasila sila kelima yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, sila ini berhubungan dengan bersikap adil terhadap semua orang. Misalnya melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial, menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama. Jadi sangatlah penting mempelajari pelajaran PKN dan akan lebih bagus apabila kita dapat mengamalkan isi dari pelajaran tersebut.

 

         

Urgensi atau Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan




Pentingkah pelajaran PKN???? Kalimat itu selalu muncul dalam pikiran sebagian besar siswa, karena waktu SMA mengambil jurusan di bidang Ilmu Pengetahuan Alam, banyak siswa dari jurusan itu menganggap pelajaran PKN sering dikeluhkan karena terlalu banyak hafalan mulai dari hafalan ayat serta pasal-pasalnya yang menurut sebagian besar siswa tidak akan muncul di materi ujian nasional (UNAS), tapi mengenai spekulasi dari siswa-siswi yang bukan dari jurusan sosial, pentingkahkah pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan itu??? Mengapa harus dipelajari mulai dari tingkat pendidikan dasar hingga pendidikan menengah atas, mengapa pelajaran ini selalu muncul???
Pendidikan Kewarganegaran SANGAT penting bagi seluruh elemen pendidikan mulai dari pendidikan dasar dan menengah hingga tingkat perguruan tinggi sekalipun, karena pelajaran ini harus diajarkan kepada siswa-siswi agar mereka bisa menumbuhkan jiwa patriotisme dan rasa cinta terhadap bela tanah air negara ini yaitu Indonesia. Jika PKN tidak diajarkan maka hilanglah jati diri bangsa ini, mengapa demikian??? Karena bangsa Indonesia mempunyai pemikiran bahwa apa saja yang berasal dari luar negeri adalah sesuatu yang menakjubkan, jadi jika pelajaran ini dihilangkan atau dihapuskan maka bangsa ini akan lupa dengan jati dirinya. Karena pembelajaran PKN seperti alarm atau pengingat bagi jati diri kita. Mengutip dari kata presiden pertama yaitu Ir.Soekarno : “ JAS MERAH” yang maksudnya adalah Jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Pelajaran PKN ini juga mengajarkan sejarah-sejarah bangsa ini. Pelajaran PKN yang paling diingat adalah pembukaan Undang-undang dasar 1945 dan pancasila saja, :) yang dimaksud dari pembelajaran PKN bukanlah itu tetapi pemupukan jiwa cinta tanah air kepada kaum muda agar selalu tumbuh dalam dirinya, disamping itu pelajaran PKN juga di tunjukkan pada kegiatan pramuka, maka tidak heran jika sekarang setiap jenjang pendidikan mewajibkan setiap siswa nya mengikuti kegiatan pramuka disekolahnya, ini juga menunjukkan betapa pentingnya jiwa pratiotisme dan cinta bela tanah air agar selalu tertanamkan pada diri kaum muda. Meskipun pelajaran PKN selalu dikesampingkan daripada pelajaran yang lainnya khususnya pelajaran UNAS, tetapi pelajaran PKN selalu eksis disetiap elemen pendidikan karena pelajaran ini adalah materi pokok dan pelajaran lainnya hanya lauk pauknya saja. :)

PENTINGNYA MEMPELAJARI PKN (INAYATUL IZATI - D07215018)


Pentingnya mempelajari pkn
oleh Inayatul Izati (D07215018)


 

Oh pkn
Kenapa engkau selalu ada dalam hidupku
Engkau selalu ada disetiap aku sekolah
Baik ketika masih SD sampai kuliah
Aku selalu melihat pelajaran tentangmu lagi
Apa pentingnya aku mempelajarimu
Bukannya kamu sama seperti dengan pelajaran-pelajaran yang lain
Kenapa sih aku harus mempelajari ilmumu
Aku bosen melihat mu
            Namun lama kelamaan aku
            Aku pun mulai terbiasa dengan adanya dirimu di kehidupanku
            Dan akupun mulai tahu kenapa engkau harus ada dalam setiap kesidupan
            Ternyata engkau sangat penting bagi nusa dan bangsa ku
            Engkau ternyata telah memberikan kebaikan yang tidak pernah aku sangka
            Engkau selalu memberikan ilmumu tentang kenegaraan dan sikap patriotism kita
            Maafkan aku karena pernah membencimu
            Karena aku dulu tidak tahu pentingnya dirimu dalam diri setiap masyarakat indonesia
Oh pkn
Engkau ada sumber ilmuku
Tanpamu hidupku menjadi hampa
Tanpamu pulalah kehidupan Negara dan berbanggsa dinegara ini akan menjadi semerawut
Karena engkau adalah ilmu yang paling penting dalam kehidupan kami
Engkau memberikan penjelasan yang sangat bagus
Demi menuumbuhkan rasa nasionalisme dan rasa kebanggan kami
Terhadap Negara kami
Karena engkaulah tujuan kami mencintai negeri ini
                        Oh pkn betapa mulianya engkau
                        Engkau selalu mengingatkan kami agar selalu mencintai Negara sendiri
                        Pkn oh pkn engkau itu ilmu yang sangat penting bagi kami
                        Karena dalam ilmu pkn kami bisa mempelajari segala hal yang mengenai Negara
Pkn engkau sangat berjasa dalam memberikan sikap kebanggan tersendiri dalam diri kita
Karena engkau adalah ilmu yang berisi tentang pelajaran seperti pentingnya dasar Negara dan lambing Negara kita agar kita lebih menghargainya.
Serta Karena engkau pun kami tahu segala macam persoalan yang terjadi pasti ada penyelesaiannya
Karena engkau adalahilmu yang memberikan keadilan bagi semuanya karena ada pelajaran tentang pasal-pasal
Serta dalam pelajaran pkn lah kita dapat mengetahui beberapa pelajaran seperti  membentuk karakter seseorang ,memahami segala bentuk hak dan kewajiban,membangun rasa nasionalis,dan mengaplikasikan semua kegiatan kita dengan baik berdasarkan pelajaran yang ada di pkn.
Oh pkn oh pkn
Aku sangat menghargai jasa-jasamu
Dalam memberikan sikap patriotisme dan nasionalismemu kepada kita
Karena ilmu-ilmu yang telah engkau berikan kepada kami
Oh pkn aku berterimaksih padamu
Karena engkaulah kita sebagai pnerus bangsa kita lebih mencintai Negara ini

Minggu, 04 Oktober 2015

Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan ( Civic Education )


Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan

Assalamualaikum Wr.Wb

Pendidikan Kewarganegaraan ??????? Apa sih Pendidikan Kewarganegaraan itu ? Semua pasti tau dongg .. Pendidikan Kewarganegaraan itu apa ?? Disini Saya akan memaparkan sedikit tentang pendidikan kewarganegaraan dan apa sih pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan itu ?? yaitu pendidikan yang membahas dan mengkaji tentang pemerintahan, konstitusi,lembaga demokrasi, rule of law, HAM, Hak dan Kewajiban Warganegara serta proses Demokrasii .PKN adalah Pelajaran yang penting loh di seluruh jenjang pendidikan dari sd sampai jenjang perkuliahan. Apakah Kalian Tau ?? Di beberapa Universitas Di seluruh Indonesia mengganti mata kuliah PKN menjadi Pendidikan Pancasila. Akan Tetapi Kedua Materi Ini tetap Sama .

 Kalian mengertiiii ???!!! Di dalam mempelajari pendidikan kewarganegaraan so pasti .kita dapat memahami dan mengerti tentang HAM, Hakikat Bangsa,Terbentuknya Unsur" NKRI, hubungan konstitusi dengan uud, sistem politik dan masih banyak lagi. Pendidikan Kewarganegaraan Ini Merupakan pelajaran Dasar untuk penyatuan warga masyarakat dan pemerintah . Kita Sebagai WNI harus siap menjadi warga yang baik,jujur,elegan, diteladani oleh teman-teman sampai masyarakat bahkan anak cucu kita nanti. Pendidikan Kewarganegaraan kita apabila sudah baik dan benar semua akan menjadi harmonis loh sekaligus saling bergantungan . Layaknya Simbiosis Mutualisme . Semua Saling menguntungkan dan tidak ada dirugikan. Menurut Saya, PKN ini belum menjadi materi yang diprioritaskan dalam pendidikan . Because /. Mengapa ?? karena Sekolah ataupun Universitas memberikaan materi pendidikan kewarganegaraan ini hanya seminggu dua kali atau tiga kalii Tapi Materi pendidikan kewarganegaraan memiliki peran yang sangat dan sangat penting ......

Ternyata ?!! PkN berguna untuk pembentukan kepribadian  seseorang loohh . Mengapa ?? Karena PkN Mempelajari Tentang bagaimana seseorang menjadi warga yang baik dan benar .Pendidikan Kewarganegaraan juga memberitahukan kepada kita tentang NKRI yang super besar dan luas ini, Membuat Rasa Cinta Tanah Air kepada siswa,mengetahui peraturan negara yang tertulis maupun non tulis ,mengajarkan politik kepada kehidupan siswa, mendidik siswa untuk lebih tenggang rasa dan toleransi kepada seluruh teman-temannya dan Pendidikan Kewarganegaraan diharapkan dapat menciptakan kesan-kesan yang insan , bermental cerdas dan bertanggung jawab ..
 TERIMAKASIH.. :) 

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education)

DICKY DIMAS ARIYADI


     Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education)  untuk membangun karakter bangsa Indonesia, membentuk partisipasi masyarakat yang betmutu dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menjadikan warga negara Indonesia khususnya mahasiswa yang cerdas, aktif, kritis, demokratis namun tetap memiliki suatu komitmen untuk menjaga persatuan dan integritas bangsa Indonesia
Kemerdekaan bangsa Indonesia yang diperoleh melalui sebuah perjuangan yang sangat keras serta penuh pengorbanan, yang selanjutnya harus diisi dengan upaya pembangunan bangsa Indonesia. Untuk itu, para pemuda sebagai generasi penerus yang mempunyai tugas mengisi kemerdekaan, mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia perlu memiliki apresiasi yang memadai terhadap makna perjuangan yang dilakukan oleh para pejuang kemerdekaan.
Pendidikan Kewarganegaraan merupakan tahap lanjut Pendidikan bela negara yang diselenggarakan untuk membekali para mahasiswa yang kelak akan menjadi pemimpin di masa depan dengan kesadaran bela negara serta kemampuan berpikir secara komprehensif integral dalam rangka ketahanan nasional. “Apa maksud kemampuan berpikir secara komprehensif integral ?” Kemampuan berpikir secara komprehensif integral adalah kemampuan berpikir tentang sesuatu dalam kaitannya dengan keseluruhannya. Sebagai contoh : Jika Anda melihat suatu peristiwa atau kejadian di masyarakat, Anda tidak memandang peristiwa itu menurut pandangan individu. Kesadaran bela negara ini berwujud sebagai kerelaan dan kesediaan melalaui upaya untuk kelangsungan hidup bangsa dan negara melalui bidang profesinya. Kesadaran bela negara ini mengandung :
1.        Kecintaan kepada tanah air.
2.        Kesadaran berbangsa dan bernegara.
3.        Keyakinan akan Pancasila dan UUD 1945.
4.        Kerelaan berkorban bagi bangsa dan negara.
5.        Sikap dan perilaku awal bela negara, yang diperoleh melalui Pendidikan Kewaganegaraan.


Selasa, 29 September 2015

Rabu, 06 Oktober 2010

DEMOKARNASI, DEMOKRASI TOPENG MONYET

Lucu, aneh, konyol, gila.... dan memalukan!!! Dua kelompok pendemo Century bentrok gaga-gara rebutan nasi. (detik.com Rabu 13/1/2010, 13.47) Mereka mengemban misi yang begitu besar dan mulia, menyelamatkan uang negara 6,7 trilyun. Kalau dibelikan nasi bungkus, pasti seluruh warung di Jakarta kehabisan stok. Kalau perlu, sekalian warungnya terbeli semua, kan?
Sebenarnya mereka itu bener-bener mau demo atau cari makan, sih? Masa, gara-gara nasi bungkus sudah berantem. Memalukan!!! Untung saja, hari ini bukan aku yang jadi makelar (baca: koordinator) aksi. Kalau sampai aku yang jadi koordinatornya, pasti nggak akan aku bayar mereka. Biar tahu rasa!!! Oh..., enggak... enggak aku pasti bayar, teman. Kalau tidak kubayar, kalian pasti ngedemo aku, dan beritanya makin tidak sedap aja nanti.
Yang jelas, lain kali kalau aku yang jadi “makelar demo”, aku nggak akan pake mereka lagi. Yakin, deh!! Mereka sama sekali tak memahami misi dari demo kali ini. Orang-orang bayaran itu kelihatan sama sekali tak peduli dengan kasus Century, Budiono atau dik Sri Mulyani. Mereka hanya butuh kerjaan sambilan, duit dan makan.
Padahal dengan demo ini kita akan diliput puluhan wartawan media massa. Kita cuma minta kalian akting dan menunjukkan pada seluruh dan dunia, bahwa rakyat Indonesia menentang bailout Century, tapi akting kalian benar-benar payah!!!
Demo yang menghabiskan biaya jutaan malah cuma jadi kaya topeng monyet di kampungku kemarin. Waktu monyet disurut jalan-jalan bawa payung, tiba-tiba dia berlari mengejar penonton yang lagi bawa pisang. Aduh... cape, deh....
Menyedihkan!!! Demo yang sudah dikoordinir barhari-hari yang seharusnya menjadi cerminan demokrasi kok cuma tampak sebagai DEMO KARENA NASI, atau disingkat aja DEMOKARNASI. Demonstrasi kita hanya sekelas topeng monyet. Tek... dung... Tek... dung... capek, deh...
Kalau jadinya seperti ini, bagaimana penilaian masyarakat kita? Jangan-jangan demo-demo semacam ini dianggap hanya rekayasa mereka yang banyak duit. Sikap kalian bikin masyarakat tahu kalau demo kita Cuma “demo bayaran”, meski bukan rahasia lagi. Jangan-jangan pansus Century juga hanya dianggap sebagai media EKSPRESI KEKECEWAAN mereka yang TERPECUNDANGI oleh SBY cs. dalam pemilu dan pilpres kemarin.
Jangan-jangan gerakan politik yang massive akhir-akhir ini hanya dianggap sebagai gerakan orang-orang KALAH yang mencari-cari KESALAHAN!!!! Jangan-jangan masyarakat juga tahu kalau buku Lek Tjondo itu juga bagian dari REKAYASA bos-bos kita. Ah... memalukan!!! Tapi, mudah-mudahan saja mereka tak tahu kalau Pansus juga berarti proyek buat DPR, yang makan dulit bermilyar-milyar.
Kalau aku jadi bang Gayus cs pasti malu berat, tapi aku nggak yakin mereka punya malu (ha..ha.. ha...). Apalagi hari-hari ini Pansus hak angket semakin kehilangan popularitasnya. Semangat mereka yang mengebu-gebu di awal-awal dulu mentok sudah. Bahkan dengan Robert, si biang kasus saja mereka kehabisan kata-kata. Mereka cuma bisa mengumpat-umpat. Yang tidak jelaslah... yang selalu tidak tahulah... yang membelokkanlah... atau... diam kau...!!! bangsat...!!! Biasa, orang kalah!!! Apalagi saat berhadapan dengan mantan pacarku, dik Ani. Mereka bener-bener tak berdaya!!!
Salut buat dik Ani. Hari ini kamu hebat sekali, sayang. Lain kali kalau kamu dan temen-temen kamu butuh pendemo yang bisa diandalkan, kamu cari aku saja, ya?
Artikel ini juga dipublikasikan di kompasiana.com

MATERI MACAM-MACAM GERAK

A. Lokomotor Gerakan lokomotor  gerakan yang ditandai dengan adanya perpindahan tempat, seperti jalan, lari, melompat, dan mengguling.  Ger...