Selasa, 06 Oktober 2015

Pentingnya Mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan

Dwi Nur Habibah

Mempelajari kewarganegaraan sangatlah penting. Dilihat dari tujuan dari pendidikan kewarganegaraan sendiri adalah membangun karakter bangsa Indonesia, membentuk kecakapan partsipatif warga yang bermutu dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menjadikan warga negara yang cerdas, aktif dan kritis serta demokratis namun tetap memiliki komitmen menjaga persatuan dan integritas bangsa, serta mengembangkan kultur demokrasi yang berkeadaban yaitu kebebasan, persamaan, toleransi dan tanggung jawab.
Dilihat dari tujuan pembelajaran kewargangaraan, dapat disimpulkan bahwa peran kewarganegaraan sangatlah penting. Kewarganegaraan dapat memperbaiki moral anak bangsa, sehingga mampu menjadikan negara Indonesia menjadi negara yang lebih baik dan berkembang. Selain itu, kewarganegaraan juga mampu menumbuhkan rasa bela negara  dan rasa nasionalisme yang tinggi. Negara yang ingin melangkah maju memerlukan adanya dukungan dari masyarakatnya. Apabila tunas bangsanya memiliki rasa bela negara dan nasionalisme yang tinggi, maka akan mudah negara tersebut menjadi maju.
Setiap kali kita mendengar kata kewarganegaraan, secara tidak langsung otak kita merespon dan mengartikan kewarganegaraan dengan pelajaran kewarganegaraan di sekolah. Namun tidak selamanya pendidikan kewarganegaraan dapat diberikan disekolahan. Dalam kehidupan sehari-hari pun kita dapat menanamkan nilai-nilai kewarganegaraan.
Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu pendidikan yang penting dalam kehidupan kita saat ini.  Pendidikan kewarganegaraan sudah diberikan sejak kita msih duduk di bangku sekolah namun sebenarnya tanpa kita sadari pendidikan kewarganegaraan sudah kita dapatkan sejak kita lahir dan masih dilingkungan kluarga. Pendidikan kewarganegaraan dalam keluarga bagaikan pondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dikarenakan jika pendidikan kewarganegaraan tidak kita dapatkan semasa kecil maka bisa dipastikan kehidupan remaja dan dewasa kita bisa saja gagal. Pendidikan kewarganegaraan yang kita dapatkan dalam keluarga adalah seperti tata krama, norma kesusilaan yang selalu diberikan oleh orang tua kita, namun akhir-akhir ini bnyak anak-anak yang tidak mendapatkan pendidikan kewarganegaraan yang diperoleh dalam keluarga dikarenakan tidak adanya waktu yang diberikan orang tua dan juga kesadaran yang kurang dalam masyarakat.
Maka dari itu, kita sebagai generasi muda bangsa Indonesia tidak boleh menyepelekan kewarganegaraan serta kita senantiasa mengaplikasikan pelajaran kewarganegaraan kedalam kehidupan sehari-hari. Serta ikut serta menanamkan rasa kebangsaan kepada diri sendiri dan orang lain namun yang lebih pentig adalah menanamkan rasa kebangsaan kepada anak kecil. Karena untuk membangun suatu karakter yang berkebangsaan sebaiknya dimulai dari kecil.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MATERI MACAM-MACAM GERAK

A. Lokomotor Gerakan lokomotor  gerakan yang ditandai dengan adanya perpindahan tempat, seperti jalan, lari, melompat, dan mengguling.  Ger...