Rabu, 25 November 2015

Sehelai Rok Mini

EKA NUR AFIFAH
“Sehelai Rok Mini”

Mentari nan indah menampakkan wujudnya ditengah kabut pekat membelai lembut. Bersama mentari, Zaid membuka kelopak matanya dengan pelan. Nampaknya lorong waktu malam petang tak mengizinkannya untuk sejenak kembali menuju masa lampaunya. penyesalan tetaplah penyesalan yang hanya menjerat kalbu.
Dengan helaan nafas panjang Zaid mulai bergegas berkemas diri kemudian menuju sepeda matik di garasi mungilnya. Gara-gara angin ban tak terisi, keterlambatan akhirnya menerpa. Namun keterlambatan singkat itu tak diketahui dosen pagi ini.
“Huftttt.. syukurlah keberuntungan masih hinggap padaku”, ujar Zaid dengan penuh syukur. Tibalah mata kuliah perkembangan peserta didik, dosen pun tengah duduk manis di persinggahan khususnya. Salam pun terucap dan mata kuliah pun dimulai.
Perkembangan peserta didik berspesifik pada 2 aspek penting, yaitu kejiwaan dan fisik peserta didik. Sejenak ku pandang dosen itu dan mulai ku fahami bait demi bait yang diucapkannya, menjadi seorang guru tidaklah mudah, dengan segala keikhlasan yang teraplikasi dan segala kesabaran yang cukup tinggi. Sama sekali tak ku miliki sifat atau sikap seperti itu.Ilmu pedagogis apalagi..
Flashback menuju masa-masa pencarian jati diri nampaknya mulai menguat dan ingin memunculkan kembali pada larik-larik kertas lusut itu.
Terkadang ku pikir dalam anganku akan keadaan yang ku alami, predikat dengan style modis dan stylish telah ku genggam erat. Biarlah orang mencaci, menghina atau tak menyukaiku. I DON’T CARE ABOUT THAT. Karena memakai rok mini termasuk HAM, sehingga apapun lantunan-lantunan orang tak akan singgah maupun meresap dalam benak ini.
Degan rok mini dan baju rancangan pribadi menambah confidentku yang sama sekali tak ku genggam ketika ku masih berhijab 3,5 tahun lampau.
Kini ku semakin bangga dan mantap akan merintis bisnis apa,
 ya.. “BUTIK”. Karena peminat baju rancanganku sudah melebihi kuota, ku putuskan membuka butik dekat kampus kesayanganku.
Bulan berganti minggu dan berganti hari dan berganti jam kosong, mulailah pikiran untuk berinovasi atau mengupgrade diri ini tampak kembali, yaitu memakai hijab kembali. Kejahatan di masa ini semakin menjalar bahkan seperti tak ada space dilingkungan atau bumi yang semakin lama semakin parah ini.
Kini kelulusan sudah tampak di hadapan, mungkin ini saatnya sehelai rok mini ku ubah menjadi selembar jubah nan syar’i yang sudah lama tak ku pakai. Predikat Teacher akan segera ku terima.
Sebenarnya keputusan sudah mengelilingiku semenjak kelulusan di depan mata, dan mungkin sekarang saatnya pengaplikasian pada kehidupanku kini.

Sehelai rok mini membawa stylish sekejap,
     Sehelai lembaran jubah membawa stylish permanen
     dan kebahagiaan tiada tara”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MATERI MACAM-MACAM GERAK

A. Lokomotor Gerakan lokomotor  gerakan yang ditandai dengan adanya perpindahan tempat, seperti jalan, lari, melompat, dan mengguling.  Ger...