Minggu, 06 Desember 2015

KETIDAK PASTIAN

KETIDAK PASTIAN
Disetiap sekolah negeri pasti ada program BOS (Bantuan Oprasional sekolah), ada syarat- syarat tertentu yang mendapatkan dana BOS, kuota yang diberikan pemerintah pun juga dibatasi, dan kuotanya lumayan banyak. Syarat –syarat yang ditentukan untuk mendapat bantuan dana BOS antara lain siswa tidak memakai sepeda motor ke sekolah, punya surat keterangan tidak mampu dari desa dll.
Saya bersekolah di salah satu sekolah islam negeri, dan langsung mendapat pengawasan langsung dengan kemenag pusat, saya tadak tau apakah ini juga terjadi di sekolah lain atau tidak. Di sekolah pendaftaran BOS dibolehkan mulai kelas 2, saat BOS dibuka sekolahku mengabaikan aturan- aturan yang ditetapkan pemerintah dan sekolah hanya menyuruh menyetorkan  suraty keterangan miskin dari desa , bahkan jika kuotanya masih ada pihak sekolah memaksa siswa untuk daftar BOS. Mungkin ini awal dari permasalahan.
Saat kuota sudah terpenuhi dan diproses oleh pusat dan ada jadwalnya, misalnya dana BOS akan turun bulan januari, ternyata sampai maret belum juga turun padahal yang telah terdaftar BOS sudah beberapa kali menandatangani berkas-berkas tentang bos, sehingga hanya bayar spp setengah. Peraturan disekolahku uang BOS langsung dimasukkan ke uang spp selama 1 semester,  karena uang spp januari – maret uang BOS belum turun anak- anak harus mambayar penuh spp bulan januari – maret, setelah dana BOS turun ternyata sekolah memasukkan dana BOS  di spp bulan januari – juni padahal saat dana BOS belum turun teman- teman sudah membayar spp januari- maret, banyak anak- anak yang mempertanyakan tentang kejadian itu dan sekolahan tidak merespon. Itu terjadi selama 2 tahu (4 semester). Banyak teman- teman yang mempertanyakan hal itu hingga saat kelas 3 ada beberapa temanmencoba mengecek di kemenag dan bank BRI tentang turunnya  dana BOS. Hasilnya ternyata dana BOS selalu on time mengirim uang BOS disekolah- sekolah. Dari kejadian itu teman- teman langsung menanyakan dan meminta kejelasan dari sekolah dan lagi- lagi sekolah tidak merespon bahkan mengancam. Sejak ancaman itu kami malah memberontak dan melakukan demo di sekolah dan meminta pihak sekolah untuk memjelaskan sejelas- jelasnya atas kejadian itu. Lagi- lagi sekolah tidak menjelaskan dengan sejelas- jelasnya dan masih banyak yang kami pertanyakan.
Hingga kami lulus dan ketidak jelasan itu masih membayangi pikiran kami hingga kami sudah tidak peduli dan mengiklaskan kejadiad tersebut.

NAMA         :AMALIAH IRSALINA SUBHATI (D97215049)
KELAS          : 1B


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MATERI MACAM-MACAM GERAK

A. Lokomotor Gerakan lokomotor  gerakan yang ditandai dengan adanya perpindahan tempat, seperti jalan, lari, melompat, dan mengguling.  Ger...